<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AJIEGS.com &#187; Programming</title>
	<atom:link href="http://ajiegs.com/category/programming/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ajiegs.com</link>
	<description>Never Stop Learning!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 02:13:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Barcode dengan FPDF</title>
		<link>http://ajiegs.com/2010/07/barcode-dengan-fpdf/</link>
		<comments>http://ajiegs.com/2010/07/barcode-dengan-fpdf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 07:59:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiegs.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan kode barcode pada prinsipnya adalah menggunakan jenis font yang tepat yang dapat memunculkan kode barcode. Sama halnya jika anda menggunakan font-font seperti Arial, Times New Roman, dsb, ada jenis font tertentu yang dapat digunakan untuk menghasilkan kode barcode. Contoh font tersebut antara lain adalah Free3of9 yang bisa didapatkan secara gratis melalui internet, dan font [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan kode barcode pada prinsipnya adalah menggunakan jenis font yang tepat yang dapat memunculkan kode barcode. Sama halnya jika anda menggunakan font-font seperti Arial, Times New Roman, dsb, ada jenis font tertentu yang dapat digunakan untuk menghasilkan kode barcode. Contoh font tersebut antara lain adalah Free3of9 yang bisa didapatkan secara gratis melalui internet, dan font IDAutomationHC39M.<br />
<span id="more-366"></span></p>
<p>Ketika saya mencoba membuat form PDF dengan menggunakan library FPDF, awalnya saya bingung bagaimana menambahkan kode barcode pada form tersebut. Tutorial yang ada hanya membuat kode barcode pada form tersendiri.</p>
<p>Singkat kata setelah banyak membaca tutorial dari berbagai macam sumber, berikut adalah cara-caranya :<br />
1. Download font Free 3 of 9 (<a href="http://ajiegs.com/wp-content/uploads/2010/07/free3of9.zip">klik di sini</a>)<br />
2.Download aplikasi <strong>ttf2pt1 </strong>untuk mengkonversi font<strong> </strong>melalui alamat berikut :</p>
<blockquote><p>http://ttf2pt1.sourceforge.net/</p></blockquote>
<p>3. Letakkan font dengan aplikasi tersebut pada folder yang sama untuk memudahkan anda<br />
4. Konversi font tersebut dengan menjalan program tersebut :</p>
<blockquote><p>ttf2pt1 -a FREE3OF9.ttf free3of9</p></blockquote>
<p>Hasil dari konversi di atas adalah free3of9.t1a dan free3of9.afm<br />
5. Copy file dengan ekstensi afm ke folder fpdf/font/makefont<br />
6. Buat sebuah file PHP yang akan digunakan untuk membuat file <em>font definition</em></p>
<blockquote><p>&lt;?php</p>
<p>require &#8216;makefont.php&#8217;;</p>
<p>MakeFont(&#8216;c:\\windows\\fonts\\FREE3OF9.ttf&#8217;,'free3of9.afm&#8217;,'cp1252&#8242;);</p>
<p>?&gt;</p></blockquote>
<p>7. Pada file PHP untuk mencetak form PDF tambahkan kode-kode berikut :</p>
<blockquote><p>$pdf-&gt;AddFont(&#8216;free3of9&#8242;,&#8221;,&#8217;free30f9.php&#8217;);<br />
$pdf-&gt;SetFont(&#8216;free3of9&#8242;);<br />
$pdf-&gt;SetFontSize(&#8217;16&#8242;);</p></blockquote>
<p>AddFont digunakan untuk menambahkan font tertentu<br />
SetFont digunakan untuk memulai menggunakan font yang sudah ditambahkan<br />
SetFontSize digunakan untuk mengatur ukuran font</p>
<p>Sumber :<br />
1. Tutorial FPDF Jerman (http://www.fpdf.de/tutorials/7/)<br />
2. Dokumentasi resmi FPDF (http://www.fpdf.org/en/doc/addfont.htm)<br />
3. Dokumentasi resmi FPDF (http://www.fpdf.org/en/doc/setfont.htm)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiegs.com/2010/07/barcode-dengan-fpdf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permasalahan Impor Data MySQL pada PHPMyAdmin</title>
		<link>http://ajiegs.com/2008/10/permasalahan-impor-data-mysql-pada-phpmyadmin/</link>
		<comments>http://ajiegs.com/2008/10/permasalahan-impor-data-mysql-pada-phpmyadmin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 12:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiegs.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa saat lalu aku mencoba melakukan impor data SQL program yang sedang kubuat di kantor untuk aku pasangkan di laptopku. Permasalahan timbul ketika file SQL hasil dump berisi banyak sekali record, maklum data SQL yang aku dump ada yang mencapai lebih dari 15 ribu record. Nah dengan menggunakan interface PHPMyAdmin, selalu saja mencul pesan berikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa saat lalu aku mencoba melakukan impor data SQL program yang sedang kubuat di kantor untuk aku pasangkan di laptopku. Permasalahan timbul ketika file SQL hasil dump berisi banyak sekali record, maklum data SQL yang aku dump ada yang mencapai lebih dari 15 ribu record. Nah dengan menggunakan interface PHPMyAdmin, selalu saja mencul pesan berikut setelah proses impor yang memakan waktu cukup lama.</p>
<blockquote><p>Fatal error: Maximum execution time of 300 seconds exceeded in /opt/lampp/phpmyadmin/libraries/import/sql.php on line 121</p></blockquote>
<p>Masalah di atas tidak muncul ketika file SQL yang kuimpor hanya terdiri dari beberapa ratus record saja. Masalah ini terus saja mengganggu, bisa dibayangkan sudah menunggu lama2 untuk import, eh selalu saja pesan kesalahan itu muncul.<br />
<span id="more-110"></span></p>
<p>Setelah mencoba mencari berbagai solusi dari web maupun forum di Internet, ada beberapa hal yang aku lakukan :</p>
<p>1. Mengedit php.ini<br />
2. Mengedit config.inc.php<br />
3. Menggunakan perintah mysql</p>
<p><strong>Mengedit php.ini</strong><br />
Pada file ini aku merubah 3 nilai yaitu untuk nilai <em>max_execution_time</em> menjadi <em>1000</em> (dalam detik), nilai <em>memory_limit</em> menjadi <em>32M </em>, dan <em>upload_max_filesize</em> nilai menjadi <em>32M</em>. Setelah itu aku langsung merestart service Apachenya. Namun masalah itu tetap saja terjadi. <img src='http://ajiegs.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Mengedit config.inc.php</strong><br />
Aku sempat berpikir apakah ini karena konfigurasi dari PHPMyAdmin-nya yang menyebabkan masalah tersebut. Nah file <em>config.inc.php</em> ini adalah file konfigurasi PHPMyAdmin. Setelah membaca sebuah <a href="http://www.directadmin.com/forum/archive/index.php/t-7797.html" target="_blank">forum</a>, aku menambahkan baris berikut pada file <em>config.inc.php</em>.</p>
<blockquote><p>$cfg['ExecTimeLimit'] = &#8217;3600&#8242;</p></blockquote>
<p>Nilai 3600 adalah nilai yang kurang lebih berfungsi sama dengan <em>max_execution_time</em>. Nilai yang dalam satuan detik ini akan mengoverride settingan pada <em>php.ini.</em> Setelah itu aku kembali merestart service Apachenya. Untuk file SQL yang mengandung data kurang lebih 15 ribu record, masalah dapat terpecahkan. Meski menunggu agak lama, namun akhirnya file tersebut berhasil aku impor. Berikutnya adalah file SQL yang memiliki data jauh lebih besar dari file sebelumnya, datanya saja bisa lebih dari 50 ribu record. Hasilnya adalah .. masih saja gagal (padahal sudah ditunggu2 sampai ketiduran).</p>
<p><strong>Menggunakan perintah mysql</strong><br />
Cara yang paling cepat dan paling ampuh. Cukup dengan menjalankan perintah berikut pada command prompt :</p>
<blockquote><p>$ mysql -u namauser -p namadatabase &lt; namafile.sql</p></blockquote>
<p>Rubah namauser dengan user yang ada pada mysql, yang tentunya memiliki akses ke database yang dituju. Opsi -p digunakan hanya jika user mysql tersebut menggunakan password. namadatabase disesuaikan dengan nama database yang sudah ada. Tanda lebih kecil artinya adalah akan melakukan impor dari file namafile.sql.</p>
<p><strong>Solusi lain untuk kasus yang berbeda</strong><br />
Pada sebuah <a href="http://www.phpfreaks.com/forums/index.php?topic=122952.0" target="_blank">forum</a> aku menemukan trik yang menarik, yaitu menambahkan sebuah baris<br />
<em>ini_set(&#8216;MAX_EXECUTION_TIME&#8217;, -1);</em> pada baris paling atas skrip PHP yang akan digunakan untuk mengimpor data SQL. Hal ini sekali lagi digunakan untuk mengoverride nilai <em>max_execution_time</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiegs.com/2008/10/permasalahan-impor-data-mysql-pada-phpmyadmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
